NARASIKOE.COM – Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026.
Peresmian stasiun cagar budaya tersebut diproyeksikan sebagai langkah penguatan transportasi publik sekaligus pelestarian warisan sejarah nasional.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang turut mendampingi Presiden menegaskan bahwa pemugaran ini bertujuan menjaga ikon Jateng agar modern dan tangguh menghadapi ancaman banjir rob.
“Stasiun Tawang ini adalah heritage, di samping tempat transportasi kereta api. Karena itu harus kita jaga dan lestarikan,” ujar Ahmad Luthfi.
Prosesi peresmian ditandai penekanan tombol sirene oleh Presiden Prabowo bersama Menhub Dudy Purwagandhi, Menbud Fadli Zon, Gubernur Ahmad Luthfi, dan Dirut PT KAI Bobby Rasyidin.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa transformasi infrastruktur nasional harus tetap mempertahankan identitas sejarah bangsa.
“Ini juga bagian dari wisata sejarah, tapi yang paling penting, ini bagian kita sebagai sebuah bangsa untuk semua bidang kita lakukan transformasi. Indonesia harus indah, Indonesia harus asri,” tegas Presiden Prabowo.
Revitalisasi tahap pertama yang berlangsung sejak Mei hingga Desember 2025 ini mencakup renovasi ruang tunggu luxury, aula utama, serta penguatan sistem drainase kawasan.
Stasiun Semarang Tawang sendiri merupakan cagar budaya karya arsitek Sloth-Blauwboer yang dibangun oleh NISM pada 1911 dan beroperasi sejak 1914.
Usai acara peresmian, Gubernur Ahmad Luthfi mendampingi Presiden Prabowo melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Batang menggunakan KA Nusantara Explorer.


















