Berita

Pemprov Jateng Perketat Seleksi Beasiswa Santri 2026

×

Pemprov Jateng Perketat Seleksi Beasiswa Santri 2026

Sebarkan artikel ini
ilustrasi santri (foto: Pemprov Jateng)
ilustrasi santri (foto: Pemprov Jateng)

NARASIKOE.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memberlakukan seleksi ketat bagi calon penerima Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren 2026.

Langkah ini ditempuh untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia santri melalui akses pendidikan tinggi.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Andalusia Bershalawat di Pondok Pesantren At Taujieh Al Islamy 2 Andalusia Lelet, Kecamatan Kebasen, Jumat 19 Juni 2026.

“Seleksi akan melibatkan ulama, perwakilan pesantren, dan akademisi. Ada uji baca kitab agar peserta benar-benar santri dari pondok asalnya, bukan sekadar membawa rekomendasi,” tegasnya.

Gus Yasin menekankan, penerima beasiswa wajib kembali mengabdi ke pondok asal setelah menyelesaikan pendidikan.

Hingga kini, tercatat lebih dari 800 santri mendaftar melalui aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni.

Pendaftaran beasiswa luar negeri telah ditutup pada 13 Juni 2026 dan kini memasuki tahap seleksi hingga 4 Juli.

Sementara itu, pendaftaran program S1 dalam negeri masih dibuka hingga 10 Juli, dengan seleksi berlangsung 13 Juli–1 Agustus.

Ia menambahkan, program ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat Jawa Tengah.

“Mohon maaf, untuk program ini kami membatasi hanya untuk masyarakat Jawa Tengah,” ujarnya.

Selain membahas beasiswa, Pemprov Jateng juga menyerahkan bisaroh kepada 18 penghafal Al-Quran 30 juz.

Gus Yasin menegaskan, bisaroh merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap para hafiz.

“Komitmen kami adalah memberikan tali asih kepada penghafal kitab suci. Untuk saat ini baru Al-Quran yang kami beri hadiah,” katanya.

Program bisaroh berlaku tidak hanya bagi warga Jateng, tetapi juga penghafal dari luar daerah yang menyelesaikan hafalan di Jawa Tengah, seperti dari Lampung dan Garut.