NARASIKOE.COM – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng terus berupaya menghidupkan kembali Pasar Johar sebagai pusat perdagangan sekaligus ruang aktivitas masyarakat.
Salah satu langkahnya adalah membuka kawasan New PM (New Pasar Maling) di kompleks Pasar Johar.
Saat meninjau lokasi, Agustina berharap kehadiran New PM mampu menambah keramaian sekaligus memberikan ruang baru bagi pedagang.
“Saya ingin Pasar Johar ramai dengan berbagai macam kegiatan, tidak hanya berjualan, tetapi juga ada seni, olahraga, dan lain-lain,” ujarnya, Senin 15 Juni 2026.
Menurutnya, pasar tradisional kini menghadapi tantangan berbeda akibat perubahan pola belanja masyarakat ke platform daring.
Karena itu, pasar harus beradaptasi dengan kebutuhan pelanggan.
Agustina menilai New PM berpotensi dikembangkan menjadi ruang kreatif, dengan kegiatan seni budaya, pelatihan, hingga sentra kuliner khas Semarang.
Ia bahkan merencanakan pemanfaatan area kosong di bagian atas bangunan sebagai etalase produk UMKM bergilir, serta menghadirkan deretan kuliner khas Semarang sebagai daya tarik baru.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Aniceto Magno Da Silva menyebut antusiasme pedagang cukup tinggi.
Hingga kini tercatat 912 pedagang mendaftar, dengan tingkat keterisian lapak mencapai lebih dari 80 persen atau sekitar 800 pedagang aktif. Mayoritas menjual pakaian dan produk kuliner.
“Harapan kami New PM bisa mengembalikan kejayaan Pasar Maling yang dulu menjadi ikon Kota Semarang,” katanya.
Untuk menarik minat pengunjung, Disdag akan melakukan evaluasi dan strategi promosi, termasuk menjaga harga tetap kompetitif, menghadirkan produk berbeda, serta menggandeng influencer dan media untuk memperkenalkan wajah baru Pasar Johar.


















