Berita

Kelola 4.204 SPPG untuk 9 Juta Penerima Manfaat, Jateng Jadi Percontohan PKDN Sespimti Polri

×

Kelola 4.204 SPPG untuk 9 Juta Penerima Manfaat, Jateng Jadi Percontohan PKDN Sespimti Polri

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno saat menerima kunjungan PKDN di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Selasa, 6 Oktober 2026 (foto: Pemprov Jateng)
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno saat menerima kunjungan PKDN di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Selasa, 6 Oktober 2026 (foto: Pemprov Jateng)

NARASIKOE.COM – Keberhasilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengonsolidasikan tata kelola pemenuhan gizi masyarakat menarik perhatian lembaga pendidikan tingkat tinggi kepolisian.

Jawa Tengah resmi dipilih sebagai laboratorium pembelajaran dan lokus studi bagi peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Angkatan 36.

Rombongan peserta Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, di Lantai 2 Gedung A Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Selasa, 6 Oktober 2026.

Ketua Supervisor Sespimti Polri Angkatan 36, Irjen Pol Toni Ariadi Efendi, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan membekali calon perwira tinggi dengan pengalaman lapangan terkait Manajemen Pemerintahan dan Pendekatan Pentahelix, kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat.

Rombongan PKDN ini terdiri atas delapan peserta didik, meliputi tujuh personel Polri berpangkat Komisaris Besar (Kombes) dan satu perwira menengah TNI Angkatan Laut.

“Jawa Tengah dipilih sebagai salah satu lokus utama karena memiliki dinamika sosial yang kompleks, sekaligus menunjukkan praktik sinergi dan manajemen pemerintahan yang menjadi bahan pembelajaran. Pendekatan yang humanis, preventif, dan kolaboratif dalam pengelolaan SPPG ini ingin kami jadikan laboratorium pembelajaran bagi para peserta didik Sespimti,” ujar Irjen Pol Toni Ariadi Efendi.

Dalam sesi dialog, Sekda Jawa Tengah Sumarno memaparkan kesiapan dan capaian integrasi penanganan gizi di wilayahnya. Saat ini, Jawa Tengah telah mendirikan sebanyak 4.204 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah.

Fasilitas tersebut melayani lebih dari 9 juta jiwa penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang mencakup 7,7 juta anak didik serta 1,3 juta warga kategori 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).

Hasil pengkajian dan data empiris dari kunjungan kerja ini nantinya akan dirumuskan oleh para peserta Sespimti menjadi rekomendasi strategis serta karya akademis, guna mengomparasi dan mereplikasi model kepemimpinan kolaboratif Jawa Tengah ke provinsi lain di Indonesia.