NARASIKOE.COM Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi membuka ajang Jambore Pemuda Jawa Tengah 2026 di Hotel Harris, Kota Surakarta (Solo), pada Senin 19 Oktober 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari hingga 22 Oktober 2026 ini diikuti oleh 280 pemuda terpilih perwakilan dari seluruh 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan bahwa pemuda merupakan penentu estafet kepemimpinan yang harus disiapkan sejak dini menghadapi tantangan global.
“Pemuda ini adalah harapan bangsa. Pemuda inilah yang nanti akan meneruskan estafet bagaimana menjalankan pemerintahan di Indonesia dan memajukan masyarakat Indonesia,” tegas Sumarno saat membuka acara secara resmi.
Dalam pengarahannya, Sumarno menggarisbawahi dua isu krusial yang membutuhkan kontribusi langsung dari generasi muda, yakni kepedulian terhadap kerusakan lingkungan serta penurunan minat kerja di sektor pertanian.
Terkait isu lingkungan, fenomena perubahan pola musim hingga bencana banjir tidak cukup diselesaikan lewat regulasi pemerintah semata, melainkan memerlukan kesadaran mendasar dari setiap warga.
Selain itu, posisi Jawa Tengah sebagai daerah penumpu pangan nasional kini dihadapkan pada ancaman penyusutan lahan sawah dan krisis regenerasi petani. Sumarno pun menantang para peserta untuk melihat peluang ekonomi di sektor pertanian modern.
“Dari kegiatan ini, salah satunya bagaimana entrepreneur-entrepreneur muda bisa masuk di sektor pertanian, terkait juga dengan tanaman pangan,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah, Aria Chandra Destianto, memaparkan bahwa Jambore Pemuda 2026 dirancang sebagai arena pembuktian bakat dan kompetisi positif antarwilayah.
Guna mengasah potensi intelektual, budaya, dan inovasi, panitia menyelenggarakan perlombaan pada delapan kategori utama, yaitu:
- Tari Kreasi Daerah
- Pidato Bahasa Inggris
- Solo Vokal
- Fashion Show Pakaian Adat
- Karya Ilmiah Pemuda
- Menulis Unggulan Daerah
- Teknologi Kimia Lunak
- Kuliner
“Kami ingin memberikan wadah bagi pemuda, karena kita membutuhkan generasi-generasi muda untuk meneruskan perjuangan bangsa. Kegiatan ini kami selenggarakan agar mereka memiliki kesempatan menunjukkan bakatnya,” ujar Aria.
Melalui sinergi kompetisi seni, inovasi, dan diskusi pembangunan, Jambore Pemuda Jateng 2026 diharapkan melahirkan figur muda berdaya saing tinggi yang berwawasan lingkungan.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno menyampaikan sambutan pada seremoni Pembukaan Jambore Pemuda Jateng 2026 di Hotel Harris Solo


















