NARASIKOE.COM – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para guru PAUD dan TK yang tetap mengajar dengan sabar meski di tengah penghasilan pas-pasan.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara Apel Akbar 10.000 Guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Jawa Tengah di Semarang, yang digelar dalam rangka memperingati Milad ke-107 TK ABA dan Milad ke-29 IGABA Jawa Tengah.
Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa sektor pendidikan anak usia dini merupakan alas dasar paling utama dalam strategi pengentasan kemiskinan dan pembentukan karakter anak di Jawa Tengah.
“Terima kasih meski dengan gaji pas-pasan ibu-ibu sekalian bekerja dengan hati, karena jadi guru TK itu tidak gampang,” ujar Ahmad Luthfi saat memberikan arahan.
Sementara itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menilai guru TK memegang peran strategis sebagai sosok idola sekaligus role model yang membentuk perilaku anak sejak usia dini.
Abdul Mu’ti juga mendorong penguatan kebijakan wajib belajar 13 tahun, mengingat baru 66 persen anak masuk Sekolah Dasar (SD) yang tercatat pernah mengenali pendidikan prasekolah.
Untuk memperluas akses dan mutu pembelajaran, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meningkatkan alokasi program revitalisasi TK secara nasional dari 1.356 sekolah pada 2025 menjadi 13.831 sekolah pada 2026.
Pemprov Jawa Tengah berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan organisasi keagamaan untuk meningkatkan sarana pendidikan serta memperhatikan kesejahteraan para pendidik PAUD.

















