Berita

Ditarget Selesai November 2026, Pembangunan Hybrid Sea Wall Desa Surodadi Capai Progres Di Atas 50 Persen

×

Ditarget Selesai November 2026, Pembangunan Hybrid Sea Wall Desa Surodadi Capai Progres Di Atas 50 Persen

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meninjau proyek pembangunan hybrid sea wall di Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Selasa, 27 Oktober 2026. (Foto: Dok. Humas Pemprov Jateng)
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meninjau proyek pembangunan hybrid sea wall di Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Selasa, 27 Oktober 2026. (Foto: Dok. Humas Pemprov Jateng)

NARASIKOE.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengawal akselerasi pembangunan infrastruktur hybrid sea wall atau tanggul pantai di Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meninjau langsung progres pembangunan tanggul pantai tersebut di lokasi proyek Desa Surodadi, Demak, Selasa, 27 Oktober 2026.

Mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Taj Yasin menegaskan bahwa proyek infrastruktur pelindung pantai ini harus membawa dampak nyata bagi pemulihan ekonomi warga yang bertahun-tahun terdampak banjir rob.

Taj Yasin mengapresiasi respons positif warga setempat dan memastikan Dinas Lingkungan Hidup Jateng akan menindaklanjuti proyek penahanan abrasi ini dengan penanaman mangrove secara masif.

Guna menuntaskan persoalan pesisir Demak, Pemprov Jateng mengalokasikan anggaran APBD Provinsi Jawa Tengah 2026 sebesar Rp10 miliar yang terbagi untuk pekerjaan fisik, supervisi, serta kebutuhan pendukung.

Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro menjelaskan bahwa proyek di Desa Surodadi menyasar target penanganan pantai sepanjang 930 meter menggunakan 8.500 buah buis beton.

Struktur penanganan tersebut terdiri atas bangunan utama tanggul sepanjang 720 meter dan konstruksi groin atau pemecah gelombang sepanjang 210 meter yang terbagi dalam dua paket pengerjaan.

Berdasarkan laporan fisik per Minggu, 25 Oktober 2026, capaian pengerjaan Paket I telah menyentuh 56,212 persen, sedangkan Paket II melaju hingga 65,822 persen.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan seluruh rangkaian pekerjaan fisik tanggul pantai rampung tepat waktu pada tanggal 26 November 2026 mendatang.

Kepala Desa Surodadi Supriyanto menyampaikan terima kasih atas intervensi Pemprov Jateng karena keberadaan struktur pelindung tersebut mulai berhasil menahan luapan air laut ke pemukiman dan kawasan tambak.

Supriyanto berharap perlindungan pantai ini kelak dapat dilanjutkan sekitar 1,5 kilometer lagi ke arah timur agar manfaatnya meluas hingga kawasan pesisir Dorowati.

Sebagai pendukung perlindungan pesisir berbasis alam, Pemprov Jateng juga memperkuat program Mageri Segoro yang sepanjang 2025 telah menanam 2,34 juta batang mangrove di lahan seluas 257 hektare se-Jawa Tengah.