NARASIKOE.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan akan memberikan pendampingan intensif bagi ratusan pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Semarang yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
Langkah tersebut diambil guna menjamin pemenuhan seluruh hak normatif buruh serta membuka jalan agar para pekerja terdampak dapat kembali memperoleh pekerjaan di sektor manufaktur lain.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk mengawal hak-hak pekerja dari perusahaan yang tengah menghadapi permasalahan finansial.
“Yang jelas, ketika ada permasalahan, dan ini permasalahan tidak pertama kali, kami melakukan pendampingan-pendampingan hak-hak para buruh,” kata Taj Yasin Maimoen usai mengikuti Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jawa Tengah, Semarang, Kamis, 3 September 2026.
Mengenai kewajiban pembayaran pesangon maupun hak normatif lainnya, Taj Yasin menekankan bahwa hal tersebut merupakan tanggung jawab mutlak yang wajib dipenuhi oleh pihak manajemen perusahaan.
“Itu kan kewajiban,” tegas Taj Yasin.
Selain mengawal pemenuhan hak, Pemprov Jateng yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin Maimoen tengah menyiapkan skema penyaluran para pekerja terdampak ke perusahaan-perusahaan lain yang membutuhkan tenaga kerja terampil.
Taj Yasin menilai, latar belakang pengalaman kerja para buruh PT SGS merupakan aset berharga yang sangat dibutuhkan oleh sektor industri modern.
“Kami juga selain itu memberikan pendampingan kepada para karyawan yang kena PHK. Kita kawal untuk masuk ke perusahaan-perusahaan yang lain,” ujar Taj Yasin.
Upaya penyaluran rekrutmen ini akan diselaraskan dengan iklim investasi Jawa Tengah yang mencatatkan pertumbuhan positif pada tahun 2026. Pemprov Jateng siap berkoordinasi dengan para investor baru maupun perusahaan yang sedang melakukan ekspansi pabrik.
“Saat ini kita dalami. Tunggu saja, semoga tidak lama. Karena mereka ini karyawan yang sudah punya pengalaman kerja. Saya rasa perusahaan yang lain juga membutuhkan. Apalagi kemarin disampaikan Pak Gubernur juga investasi di Jawa Tengah saat ini naik. Nah, ini yang kita koordinasikan dengan perusahaan-perusahaan yang baru,” terang Taj Yasin.


















