Berita

Disambut Selendang Jepara, Kafilah Papua Barat Daya Puji Keramahan Jateng di MTQ Nasional Semarang

×

Disambut Selendang Jepara, Kafilah Papua Barat Daya Puji Keramahan Jateng di MTQ Nasional Semarang

Sebarkan artikel ini
Penyambutan rombongan Kafilah MTQ Papua Barat Daya saat tiba di Semarang (foto: Pemprov Jateng)
Penyambutan rombongan Kafilah MTQ Papua Barat Daya saat tiba di Semarang (foto: Pemprov Jateng)

NARASIKOE.COM – Kafilah MTQ dari Provinsi Papua Barat Daya memberikan apresiasi tinggi terhadap pelayanan dan penyambutan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.

Rombongan yang mendarat sejak Rabu, 9 September 2026, mengaku terkesan dengan suasana hangat dan kekeluargaan yang ditunjukkan tuan rumah sejak pertama kali mereka menjejakkan kaki di Semarang.

Penyambutan unik berupa pengalungan selendang rajut khas Jepara menjadi salah satu momen yang mencuri perhatian peserta.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum LPTQ Papua Barat Daya, Abu Bakar Alhamid, menilai gestur tersebut mencerminkan keramahtamahan warga Jawa Tengah dalam menyambut tamu dari berbagai penjuru Nusantara.

“Kami sangat memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Semarang, yang telah menyambut kami dengan penuh antusias,” ujar Abu Bakar Alhamid.

Abu Bakar menambahkan, hubungan emosional antara masyarakat Jawa dan Papua selama ini sudah terjalin sangat erat. Kehadiran warga keturunan Jawa yang menetap dan hidup berdampingan di Papua Barat Daya kian memperkuat rasa persaudaraan tersebut.

“Jawa Tengah itu seperti saudara sendiri. Orang-orang Jawa yang ada di Papua Barat Daya punya ikatan kekeluargaan, dan bersama-sama membangun Papua Barat Daya,” tuturnya.

Bawa 71 Anggota dan Persiapan Matang

Pada gelaran MTQ Nasional XXXI kali ini, Papua Barat Daya memboyong sebanyak 71 anggota kafilah. Selain mengejar prestasi, kehadiran mereka mengemban misi membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus mempererat solidaritas keagamaan antardaerah.

Kesiapan matang juga ditunjukkan oleh para peserta, salah satunya Sarah Yunita, qariah cabang Tilawah Dewasa Putri. Sarah mengungkapkan telah menjalani pemusatan latihan (training center) intensif selama satu bulan.

“Latihannya biasanya habis Subuh dan habis Magrib. Selain itu saya juga menjaga makan dan pola hidup untuk menjaga kualitas suara,” ungkap Sarah.

Bagi Sarah, kunjungan ini merupakan pengalaman perdananya menginjakkan kaki di Kota Semarang. Di samping fokus mematangkan fisik dan mental menuju mimbar tilawah, ia juga mengaku penasaran ingin mencicipi kuliner khas Kota Atlas.

Agenda Resmi MTQ Nasional XXXI Semarang

Rangkaian ajang MTQ Nasional XXXI dijadwalkan berlangsung dari tanggal 11 hingga 20 September 2026, dengan pusat kegiatan berada di Lapangan Simpang Lima, Semarang.

Berikut rincian agenda pelaksanaan MTQ Nasional XXXI:

  • 11–12 September: Kedatangan kafilah, registrasi ulang, dan Malam Ta’aruf.
  • 12 September: Pawai Ta’aruf, Pelantikan & Orientasi Dewan Hakim, Pembukaan Pameran/Bazar, serta Acara Pembukaan Resmi yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
  • 13–17 September: Babak penyisihan seluruh cabang musabaqah.
  • 18 September: Babak final seluruh cabang musabaqah.
  • 19 September: City tour dan Acara Penutupan Resmi.
  • 20 September: Kepulangan seluruh kafilah ke daerah asal.