Berita

Diskomdigi Jateng Perkuat Peran FK Metra dan KIM Tangkal Hoaks Era Digital

×

Diskomdigi Jateng Perkuat Peran FK Metra dan KIM Tangkal Hoaks Era Digital

Sebarkan artikel ini
Kepala Diskomdigi Jateng, Lilik Henry Ristanto (foto: Pemprov Jateng)
Kepala Diskomdigi Jateng, Lilik Henry Ristanto (foto: Pemprov Jateng)

NARASIKOE.COM – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital (Diskomdigi) Provinsi Jawa Tengah memperkuat peran Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai mitra strategis dalam melawan hoaks.

Pendekatan berbasis komunitas dan humanis dinilai lebih efektif dibandingkan sekadar mengandalkan teknologi.

Kepala Diskomdigi Jateng, Lilik Henry Ristanto menegaskan bahwa tantangan informasi saat ini semakin kompleks.

“Masyarakat tidak hanya dihadapkan pada informasi yang salah, tetapi juga persepsi kebenaran yang terbentuk dari informasi keliru yang terus diulang. Maka peran KIM dan FK Metra hari-hari ini semakin menantang, mengambil sisi humanis yang tidak bisa digantikan AI,” ujarnya, 15 Juli 2026.

Menurut Lilik, penguatan kapasitas bagi pegiat KIM dan FK Metra harus terus dilakukan agar pesan yang disampaikan sesuai dengan karakteristik masyarakat.

Kedekatan emosional dan basis budaya membuat informasi yang disampaikan lebih dipercaya. Selain menangkal hoaks, FK Metra dan KIM juga menjadi instrumen komunikasi publik dalam menyosialisasikan program pemerintah.

Ketua FK Metra Jateng, Daniel Agung Wahyudi, menilai kesenian tradisional masih efektif sebagai media diseminasi informasi karena telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

Ia mengapresiasi konsistensi Diskomdigi Jateng yang terus melibatkan FK Metra dalam sosialisasi program pemerintah.

Sementara itu, Pengampu KIM dari Diskominfo Kabupaten Karanganyar, Sopiyatun, menegaskan bahwa KIM harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“KIM dibutuhkan sebagai mitra pemerintah dalam mendiseminasikan informasi pembangunan, program, maupun promosi potensi daerah,” katanya.

Dengan penguatan peran FK Metra dan KIM, Jawa Tengah berharap mampu menghadapi tantangan era digital, menjaga masyarakat dari dampak negatif disinformasi, sekaligus memperkuat literasi digital berbasis komunitas.