NARASIKOE.COM – Pencarian terhadap dua anak yang dilaporkan tenggelam di saluran irigasi Singomerto, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, akhirnya berakhir duka.
Tim SAR gabungan berhasil menemukan keduanya dalam keadaan meninggal dunia setelah melakukan pencarian intensif sejak Rabu sore.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono menyampaikan bahwa korban pertama atas nama M. Fadli Al Fayad ditemukan pada Jumat pagi pukul 09.35 WIB berjarak 1,7 kilometer dari lokasi terakhir terlihat. Sementara korban kedua, Zafran, ditemukan lima jam kemudian pada pukul 15.00 WIB di jarak 3,5 kilometer.
“Kedua anak yang hilang tenggelam berhasil tim SAR gabungan temukan namun sudah dalam keadaan meninggal dunia. Keduanya langsung dibawa ke RSUD Banjarnegara untuk pemeriksaan penyebab kematian,” ujarnya, Kamis 17 Juli 2026.
Peristiwa tragis ini bermula ketika kedua anak diketahui sedang bermain di sekitar saluran irigasi pada Rabu sore sekitar pukul 16.30 WIB.
Setengah jam kemudian, keduanya tidak lagi terlihat. Warga sempat melakukan pencarian, namun hingga malam tidak membuahkan hasil sehingga dilaporkan ke tim SAR gabungan.
Puluhan personel SAR kemudian melakukan penyisiran dan penyelaman di titik-titik tertentu sepanjang saluran irigasi yang memiliki kedalaman 1,5 hingga 2 meter.
Setelah seharian penuh pencarian, kedua korban akhirnya berhasil ditemukan.
Budiono menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut.
“Kami mengucapkan turut dukacita kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi ini dan berharap semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya.


















