Berita

Dinkes Jateng Berikan Atensi Khusus Korban Tragedi Perlintasan Kokrosono

×

Dinkes Jateng Berikan Atensi Khusus Korban Tragedi Perlintasan Kokrosono

Sebarkan artikel ini
Gubernur Ahmad Luthfi melayat ke rumah duka korban kecelakaan kereta 20 Juli 2026 (foto: Pemprov Jateng)
Gubernur Ahmad Luthfi melayat ke rumah duka korban kecelakaan kereta 20 Juli 2026 (foto: Pemprov Jateng)

NARASIKOE.COM – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah memberikan perhatian khusus kepada korban kecelakaan di perlintasan kereta api Jalan Kokrosono, Kota Semarang.

Kepala Dinkes Jateng, Zulfachmi Wahab, menyebut pihaknya langsung meninjau kondisi korban setelah adanya instruksi dari Gubernur Ahmad Luthfi.

Dari tiga korban, dua orang dinyatakan meninggal dunia, yakni HRA (9) dan Rujito (45). Sementara satu korban lainnya, ZIA (12), masih dirawat intensif di Ruang PICU RSUP Dr Kariadi Semarang.

“Kami berikan atensi dan support maksimal terkait pembiayaan rumah sakit. Pendampingan kepada keluarga juga kami lakukan,” ujar Zulfachmi, Selasa 21 Juli 2026.

Ia menambahkan, selain pembiayaan yang ditanggung Jasa Raharja, Dinkes Jateng akan terus memantau kondisi korban luka berat dan mendampingi keluarga.

Kebetulan ibu korban merupakan pegawai puskesmas di bawah naungan Dinas Kesehatan.

Kecelakaan terjadi Senin 20 Juli 2026 sekitar pukul 07.00 WIB. Sepeda motor Honda Supra yang dikendarai Rujito bersama dua keponakannya tertabrak kereta barang saat melintas, meski palang pintu sudah ditutup dan peringatan diberikan petugas.

Gubernur Ahmad Luthfi sebelumnya melayat ke rumah duka dan menyampaikan belasungkawa. Ia menegaskan tragedi ini harus menjadi pelajaran agar masyarakat lebih disiplin di perlintasan sebidang.

“Apabila sudah ada tanda dari petugas, apalagi bunyi peringatan, palang pintu belum turun pun harus berhenti,” tegasnya.