NARASIKOE.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memperkuat komitmennya dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pesantren.
Melalui program Pesantren Obah, Pemprov Jateng mengucurkan hibah beasiswa senilai Rp8,34 Miliar pada tahun 2026.
Penyerahan dan pembekalan beasiswa tersebut diselenggarakan di Gedung Merah Putih, Kota Semarang, Rabu 12 Agustus 2026.
Program yang digagas oleh Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen ini disalurkan melalui Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) untuk jenjang S1, S2, hingga S3 di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa santri memiliki keunggulan nilai moral, toleransi, dan pemahaman keagamaan yang kuat sehingga patut didukung untuk menguasai berbagai disiplin ilmu modern.
“Saya memberikan beasiswa ke kelompok mahasiswa itu biasa, tetapi santri ini luar biasa karena mempunyai nilai lebih. Santri diajarkan toleransi beragama dan aturan kebenaran. Program ini harus dijadikan role model agar kabupaten/kota ikut terlibat sehingga pemberdayaan pesantren bisa menyeluruh,” tegas Ahmad Luthfi, Rabu 12 Agustus 2026.
Sebanyak 73 penerima beasiswa tahun ini terdiri dari 27 santri dalam negeri, 31 pengasuh pesantren dalam negeri, serta 15 santri yang menembus universitas luar negeri.
Salah satu penerima beasiswa, Aqila Keisha Haulina, santriwati asal Kudus lulusan MA Mu’allimat NU Kudus, berhasil diterima di Jurusan Kedokteran Gigi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang setelah lolos tahapan seleksi ketat.
“Saya berharap bisa menjadi dokter gigi yang adil, sungguh-sungguh, dan tidak melupakan ajaran agama yang sudah saya bawa sebelumnya dengan tetap menerapkan sisi kemanusiaan,” ujar Aqila, yang berencana mengabdi di PP El Fat El Islami Kudus.
Sementara itu, Akhmad Khafidz Al Mubarok meraih beasiswa S1 bidang Computer Science and Technology di Dalian University of Technology, China.
“Sangat bahagia karena bisa membantu perekonomian orang tua. Pilih jurusan computer science karena dari kecil sudah minat dan ingin mendalaminya di salah satu pusat teknologi dunia,” ungkap Khafidz.
Rincian Sebaran Beasiswa Santri 2026
- Total Penerima: 73 Orang
- Penerima Dalam Negeri:
- Santri: 27 orang (bidang umum/kedokteran/keagamaan)
- Pengasuh Pesantren: 31 orang
- Penerima Luar Negeri (15 Santri):
- Mesir (Al-Azhar): 8 orang (1 Kedokteran & 7 Keislaman)
- China (Dalian Univ. of Tech): 3 orang (Saintek)
- Yaman (Al-Ahqof): 3 orang
- Program Double Degree: 1 orang
Selain penyerahan beasiswa, Pemprov Jateng turut menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama 24 Ma’had Aly (Pendidikan Tinggi Pesantren) untuk memperluas akses pendidikan berbasis keagamaan dan akademis secara berkelanjutan.


















