Ekonomi

Investor Singapura dan China Tertarik Bangun Pabrik Sepatu Berteknologi Tinggi di Jawa Tengah

×

Investor Singapura dan China Tertarik Bangun Pabrik Sepatu Berteknologi Tinggi di Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini
Delegasi IOA Global menjajaki kerja sama investasi dan pendidikan di Jawa Tengah (foto: Pemprov Jateng)
Delegasi IOA Global menjajaki kerja sama investasi dan pendidikan di Jawa Tengah (foto: Pemprov Jateng)

NARASIKOE.COM – Perusahaan nirlaba asal Singapura, Impact of Asia Limited (IOA) Global Pte Ltd, menjajaki kerja sama jangka panjang dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kolaborasi ini tidak hanya menyasar investasi manufaktur berteknologi tinggi, tetapi juga pengembangan pendidikan vokasi, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Executive Chairman IOA Global, Daryl Tan Chen Ming, menyebut kunjungan delegasi ke Jawa Tengah merupakan langkah awal untuk memetakan potensi kerja sama dengan mitra di Fujian dan Xiamen, China.

“Pertemuan ini masih awal. Nantinya mitra kami akan datang Oktober untuk memfinalisasi apa saja yang perlu dikerjakan bersama,” ujarnya saat audiensi dengan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Selasa 14 Juli 2026.

Salah satu mitra yang akan dibawa adalah perusahaan manufaktur sepatu berteknologi tinggi dari China yang serius menjajaki pembangunan fasilitas produksi di Jawa Tengah.

IOA juga berencana menghadirkan investor dari China dan Eropa untuk melihat kesiapan lokasi, dukungan pemerintah, serta tenaga kerja.

Selain investasi, kerja sama diarahkan pada pengembangan sumber daya manusia. Generasi muda Jawa Tengah berpeluang mengikuti pendidikan atau pelatihan di China, sementara tenaga ahli dari Fujian dapat datang memberikan pelatihan teknologi baru.

“Saya kira kerja sama pendidikan akan membawa kedua wilayah ke tingkat lebih tinggi,” kata Daryl.

Chief Executive IOA Global, Razali Ramli, menambahkan bahwa kedekatan budaya antara Jawa Tengah dan Fujian menjadi modal penting.

“Budayanya memiliki banyak persamaan, sehingga lebih mudah bagi pengusaha Fujian untuk datang ke sini,” ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut positif rencana tersebut.

Pemprov siap memberikan kepastian, keamanan, pendampingan, serta mengawal proses perizinan calon investor. Ia menegaskan, industri padat karya menjadi prioritas karena mampu menyerap banyak tenaga kerja.

“BLK kita ini untuk menjamin keterampilan tenaga kerja agar bisa diterima di perusahaan,” katanya.

Data Pemprov Jateng mencatat, total investasi Singapura sejak 2022 hingga Triwulan I 2026 mencapai Rp32,158 triliun.

Singapura menjadi investor terbesar kedua di Jawa Tengah, dengan kontribusi Rp3,333 triliun atau 25,8 persen dari total investasi asing pada Triwulan I 2026.