Berita

Gubernur Ahmad Luthfi Cari Investor untuk Sulap PRPP Semarang Jadi Kawasan Futuristik

×

Gubernur Ahmad Luthfi Cari Investor untuk Sulap PRPP Semarang Jadi Kawasan Futuristik

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Berlian DPRD Jateng terkait proyek revitalisasi PRPP (foto: Pemprov Jateng)
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Berlian DPRD Jateng terkait proyek revitalisasi PRPP (foto: Pemprov Jateng)

NARASIKOE.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana melanjutkan proyek revitalisasi kawasan Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah yang berlokasi di Jalan Puri Anjasmoro Raya, Tawangsari, Semarang Barat.

Pemprov Jateng saat ini tengah menjajaki pencarian investor global guna menyulap aset daerah tersebut menjadi kawasan futuristik berskala internasional.

Rencana tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, seusai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung Berlian DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, pada Kamis, 2 Juli 2026.

“Memang sekarang kita lagi carikan investor untuk PRPP,” ujar Ahmad Luthfi kepada awak media.

Luthfi memaparkan, cetak biru (blueprint) revitalisasi PRPP akan dilengkapi dengan fasilitas convention hall berkapasitas besar serta pusat olahraga (sport center).

Fasilitas olahraga ini nantinya didesain multi-fungsi agar dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari pertandingan basket, futsal, hingga ajang kompetisi lainnya.

Integrasikan Kawasan Pantai Marina hingga Bandara Ahmad Yani

Lebih lanjut, Luthfi menjelaskan bahwa proyek pengembangan PRPP tidak akan berdiri sendiri, melainkan diintegrasikan secara langsung dengan ekosistem bisnis dan pariwisata yang berada di sekitarnya.

Kawasan PRPP nantinya akan terhubung dengan rute pengembangan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, objek wisata Pantai Marina, serta kawasan hunian dan bisnis modern POJ City.

Melalui integrasi makro ini, Gubernur berharap pengerjaan proyek dapat mendatangkan keuntungan finansial yang signifikan bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengelola kawasan tersebut.

Luthfi menegaskan bahwa BUMD bentukan pemprov harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi menopang program kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.