Berita

Warga Bangetayu Kulon Didorong Aktif Gunakan Lapor Semar Solusi AWP

×

Warga Bangetayu Kulon Didorong Aktif Gunakan Lapor Semar Solusi AWP

Sebarkan artikel ini
Warga Bangetayu Kulon praktik melapor melalui aplikasi Lapor Semar Solusi AWP, 9 Mei 2026 (foto: Pemkot Semarang)
Warga Bangetayu Kulon praktik melapor melalui aplikasi Lapor Semar Solusi AWP, 9 Mei 2026 (foto: Pemkot Semarang)

NARASIKOE.COM – Universitas Diponegoro (Undip) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Semarang dalam penyelenggaraan sosialisasi layanan pengaduan Lapor Semar Solusi AWP di Kelurahan Bangetayu, Kecamatan Genuk pada 9 Mei 2026 lalu.

Kegiatan ini digelar untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya partisipasi warga dalam pembangunan kota.

Kasie Trantib Kelurahan Bangetayu Kulon, Anton, menyampaikan keterbukaan terhadap kanal aduan publik.

“Harapannya melalui masukan warga, infrastruktur dan fasilitas umum di wilayah Bangetayu Kulon bisa semakin baik sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Sosialisasi diikuti 40 warga yang dibagi dalam lima kelompok dengan pendamping teknis untuk praktik melapor melalui WhatsApp, website, dan aplikasi mobile.

Salah satu peserta, Gia, menilai kegiatan ini memberi pemahaman baru.

“Semoga persoalan di wilayah bisa ditangani cepat tanpa harus menunggu dari tingkat kelurahan,” katanya.

Warga juga diperkenalkan layanan Call Center 112 sebagai kanal darurat bebas pulsa 24 jam untuk penanganan kecelakaan, kebakaran, bencana, hingga gangguan keamanan.

Ketua penyelenggara kegiatan, Fasma, menegaskan pentingnya edukasi kanal aduan.

“Masyarakat diharapkan lebih aktif mengadu terkait persoalan di lingkungan sekitar sekaligus mampu menjadi bagian dari solusi melalui pelaporan yang tepat dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Melalui semangat kolaborasi antara pemerintah, kampus, dan masyarakat, sosialisasi ini diharapkan mendorong partisipasi warga dalam memanfaatkan layanan pengaduan publik. Perubahan menuju Kota Semarang yang lebih baik diyakini lahir dari kepedulian masyarakat melalui laporan sederhana yang disampaikan secara aktif.