Berita

Sambut 7.000 Tamu MTQ Nasional XXXI, Festival Kota Lama Semarang 2026 Diperpanjang Jadi 17 Hari

×

Sambut 7.000 Tamu MTQ Nasional XXXI, Festival Kota Lama Semarang 2026 Diperpanjang Jadi 17 Hari

Sebarkan artikel ini
Sekda Jawa Tengah Sumarno bersama Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat menghadiri pembukaan Festival Kota Lama XV 2026 (foto: Pemprov Jateng)
Sekda Jawa Tengah Sumarno bersama Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat menghadiri pembukaan Festival Kota Lama XV 2026 (foto: Pemprov Jateng)

NARASIKOE.COM – Gelaran tahunan Festival Kota Lama (FKL) XV Semarang 2026 secara resmi diperpanjang masa penyelenggaraannya dari yang semula 11 hari menjadi 17 hari penuh, yakni mulai 4 hingga 20 September 2026.

Keputusan perpanjangan durasi ini diambil guna menyambut kedatangan sekitar 7.000 tamu, kafilah, dan official dari 38 provinsi yang akan memadati Kota Semarang dalam rangka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI pada 11–20 September 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sumarno mengapresiasi penambahan durasi festival budaya tersebut karena dinilai sangat tepat momentumnya untuk menggerakkan roda ekonomi kreatif serta pariwisata daerah.

“Harapannya ini akan membawa dampak lebih besar lagi. Kami dari Pemprov Jateng sangat mengapresiasi Festival Kota Lama. Kota Lama ini peninggalan sejarah yang harus kita jaga,” kata Sumarno saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi pada Opening Ceremony FKL XV 2026 di Fasad Gedung Yayasan Kanisius, Kawasan Kota Lama Semarang, Jumat, 4 September 2026.

Sumarno menambahkan, Pemprov Jateng mendorong pemanfaatan cagar budaya Kota Lama sebagai panggung seni dan ruang rekreasi bagi ribuan pendatang dari luar daerah.

Penyesuaian Jadwal Agar Peserta MTQ Bisa Menikmati Festival

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti membeberkan bahwa perpanjangan FKL sengaja dirancang agar para peserta MTQ Nasional tetap memiliki kesempatan berwisata di tengah padatnya jadwal perlombaan.

Penutupan FKL XV pun disesuaikan agar dapat berlangsung bersamaan dengan momen penutupan ajang MTQ Nasional ke-31.

“Saya lihat jadwal MTQ ini rapat banget. Wah, kapan ini bisa jalan-jalan lihat Festival Kota Lama? Kemudian dibuatkan proses perpanjangan dengan berbagai macam unsur tambahan yang akhirnya bisa ditutup hampir bersamaan dengan ketika MTQ Nasional ke-31 ditutup,” ujar Agustina Wilujeng.

Agustina menjelaskan, konsep Unity in Diversity yang diusung FKL XV sangat relevan dengan latar belakang sejarah Kota Lama Semarang sebagai ruang titik temu kebudayaan multi-etnis.

Hadirkan Pasar Malam Sentiling Hingga 1.000 Angklung Berkebaya

Rangkaian acara FKL XV disemarakkan oleh serangkaian pertunjukan budaya ikonik. Salah satu agenda utama adalah Pasar Malam Sentiling yang digelar sejak 4 hingga 13 September 2026.

Selain itu, pengunjung disuguhkan atraksi Orkes On The Street and Dance, Rijsttafel Dinner, Gowes Semarang Heritage, Chess Kota Lama, Wayang Orang On The Street, hingga lokakarya edukatif merangkai janur tradisional untuk generasi muda.

Adapun puncak gelaran FKL XV akan berlangsung pada akhir pekan pertengahan September, seperti Festival Folklore Kota Lama pada 18–19 September serta pertunjukan spektakuler 1.000 Angklung Berkebaya pada 19 September 2026.

“Mari kita jadikan Festival Kota Lama ini sebagai perayaan keberagaman. Sekaligus membuktikan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk menciptakan karya, membuka kesempatan dan menghubungkan Semarang dengan dunia,” kata Agustina.