Berita

Persiapan Sudah 90 Persen, Gus Yasin Pastikan Jateng Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026

×

Persiapan Sudah 90 Persen, Gus Yasin Pastikan Jateng Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat memimpin rapat koordinasi persiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Kantor Gubernur Jateng (foto: Pemprov Jateng)
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat memimpin rapat koordinasi persiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Kantor Gubernur Jateng (foto: Pemprov Jateng)

NARASIKOE.COM – Persiapan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menyambut gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang kini telah menyentuh angka 90 persen.

Penataan venue utama untuk acara pembukaan di kawasan Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang, mulai dikerjakan secara intensif.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) memastikan bahwa seluruh fasilitas pendukung telah disiapkan secara matang. Hal ini mencakup lokasi kedatangan kafilah antarprovinsi, akomodasi untuk tamu VIP dan VVIP, hingga kesiapan armada transportasi, posko kesehatan, dan skema pengamanan.

Mengingat ajang nasional ini akan diselenggarakan pada 12–19 September 2026 dan dihadiri oleh ribuan peserta, Taj Yasin meminta seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan paling optimal.

“Kita melakukan rapat persiapan menjelang MTQ 2026. Kita harus menjadi tuan rumah yang baik, bisa menghormati tamu dengan baik,” ujar Taj Yasin usai memimpin rapat koordinasi di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, pada Senin, 24 Agustus 2026.

Dorong Sektor Pariwisata Ramah Muslim dan Perputaran Ekonomi UMKM

Taj Yasin menegaskan bahwa Pemprov Jateng beserta instansi terkait terus menyempurnakan detail acara agar perhelatan akbar ini berjalan lancar tanpa kendala teknis di lapangan.

Lebih dari sekadar ajang perlombaan keagamaan, penyelenggaraan MTQ Nasional ini ditargetkan mampu membawa dampak positif bagi pergerakan ekonomi masyarakat daerah.

Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan adalah mengintegrasikan acara ini dengan sektor pariwisata ramah Muslim di Kota Semarang. Nantinya, para kafilah akan diajak mengikuti program city tour guna mengenalkan berbagai destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah.

“Harapannya masyarakat ini bisa mengunjunginya, para kafilah bisa di sana, bisa ada city tour untuk mempromosikan pariwisata-pariwisata kita,” katanya.

Di samping promosi pariwisata, Pemprov Jateng juga mendorong keterlibatan langsung para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar denyut perputaran ekonomi dari acara MTQ Nasional ini dapat dirasakan oleh masyarakat luas.