NARASIKOE.COM – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi atas kinerjanya dalam menopang sektor pangan nasional.
Menurutnya, Luthfi rajin memperjuangkan nasib petani di tengah ancaman kemarau panjang sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.
“Pak Gubernur Ahmad Luthfi ini hebat, penopang pangan Indonesia. Jawa Tengah penghasil beras nomor dua sekarang,” ujar Amran saat menghadiri groundbreaking Peternakan Sapi Perah Terpadu PT Global Dairi Bersama di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Senin 20 Juli 2026.
Amran menyanggupi permintaan bantuan pompa air dari Pemprov Jateng.
“Pompa dan irpom bantu semuanya. Kemarin sudah ada dua ribu pompa, nanti aku tambah lagi lima ribu. Jadi sekarang total tujuh ribu dulu,” katanya. Selain pompa, Kementan juga menyalurkan bibit jagung, padi, serta alat pertanian seperti traktor.
Gubernur Ahmad Luthfi sebelumnya menyebut produktivitas padi Jateng pada 2025 mencapai 9,7 juta ton dengan kontribusi 15,6% kebutuhan nasional. Target 2026 meningkat menjadi 10,5 juta ton.
Untuk mencapainya, Pemprov Jateng bersama bupati/wali kota berkomitmen menjaga lahan sawah dilindungi (LSD) dengan dukungan Kementerian ATR/BPN.
“Jawa Tengah merupakan lumbung pangan nasional, sehingga lahan pertaniannya harus kita pertahankan,” tegas Luthfi.
Selain menjaga produktivitas pertanian, Pemprov Jateng juga menerbitkan Surat Edaran Gubernur tentang antisipasi kekeringan dan karhutla sejak 9 Juni 2026. Hingga pertengahan Juli, bantuan air bersih sebanyak 3,258 juta liter telah disalurkan kepada lebih dari 81 ribu jiwa di 15 kabupaten.
Penanganan dilakukan secara gotong royong bersama pemkab, BPJS Kesehatan, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak, dan BUMD Tirta Satria.


















