Berita

Dongkrak Ekonomi Daerah, Pemprov Jateng Genjot Sektor Sport Tourism dan Industri Olahraga

×

Dongkrak Ekonomi Daerah, Pemprov Jateng Genjot Sektor Sport Tourism dan Industri Olahraga

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat membuka Peringatan Haornas ke-43 Tingkat Provinsi Jateng di Stadion Jatidiri Semarang (foto: Pemprov Jateng)
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat membuka Peringatan Haornas ke-43 Tingkat Provinsi Jateng di Stadion Jatidiri Semarang (foto: Pemprov Jateng)

NARASIKOE.COM – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tingkat Provinsi Jawa Tengah tidak hanya dijadikan momentum penguat pola hidup sehat, tetapi juga motor penggerak roda ekonomi daerah.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen memanfaatkan momentum ini untuk menggenjot potensi sport industry (industri olahraga) dan sport tourism (pariwisata olahraga) secara berkelanjutan.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwa peningkatan budaya olahraga di masyarakat berbanding lurus dengan pertumbuhan sektor pariwisata dan UMKM.

“Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional, saya mengajak seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk hidup sehat,” ujar Taj Yasin saat membuka peringatan Haornas ke-43 di Stadion Jatidiri, Semarang, Rabu, 9 September 2026.

Taj Yasin menjelaskan, integrasi sport tourism memicu pergerakan wisatawan luar daerah untuk berolahraga sekaligus menikmati destinasi wisata dan ragam kuliner khas Jawa Tengah.

Sebagai bentuk dukungan fasilitas, Pemprov Jateng kini membuka kawasan Stadion Jatidiri Semarang agar dapat diakses masyarakat umum sebagai ruang publik dan sarana olahraga yang nyaman.

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin turut mengingatkan agenda besar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026 mendatang.

Ajang kompetisi tingkat provinsi yang dipusatkan di Semarang tersebut diperkirakan menyedot kehadiran 9.000 hingga 10.000 peserta, sekaligus menjadi panggung pembuktian kualitas atlet-atlet lokal.

“Ini harus kita pertahankan, syukur-syukur kita tingkatkan. Kita tingkatkan kualitas atlet kita,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Tengah, Aria Chandra Destianto, menekankan bahwa peringatan Haornas tahun ini melibatkan sinergi dari Induk Organisasi Olahraga (Inorga), KORMI Jateng, hingga Balai Pembinaan dan Pelatihan Olahraga Pelajar (BPPOP).

Aria menyebut Jawa Tengah terbukti konsisten menjadi gudang pencetak atlet nasional yang mampu menyumbang medali di berbagai ajang internasional, seperti SEA Games dan Asian Para Games.

“Haornas ke-43 tahun 2026 diharapkan dapat menjadi momentum untuk bersama-sama berkomitmen mewujudkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga, meningkatkan kebugaran masyarakat, menguatkan prestasi olahraga nasional, dan menguatkan ekosistem industri olahraga yang berkelanjutan,” pungkas Aria.