NARASIKOE.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap kedua bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pada pengiriman tahap kedua ini, bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pangan, sandang, serta kebutuhan dasar pengungsi.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menyampaikan bahwa penggalangan bantuan ini dilaksanakan atas arahan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
“Jumlah bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat NTT masih besar. Sebagaimana arahan Bapak Gubernur, agar bisa membantu semaksimal mungkin,” kata Bergas Catursasi Penanggungan di Kota Semarang pada Senin, 31 Agustus 2026.
Bergas memaparkan, donasi yang terkumpul berasal dari kolaborasi Pemprov Jateng bersama pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Tengah, komunitas masyarakat Tionghoa, Koperasi Telogorejo, Indonesia Power, hingga masyarakat umum.
Rangkaian bantuan logistik tersebut diangkut menggunakan lima armada truk yang dijadwalkan berangkat dari Jawa Tengah menuju Jakarta pada Selasa, 1 September 2026.
Setibanya di Jakarta, logistik akan diserahkan ke Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) di Lanud Halim Perdanakusuma untuk diteruskan ke lokasi bencana di NTT, termasuk wilayah Kepulauan Flores seperti Manggarai, Nagekeo, dan Manggarai Timur.
“Di lokasi posko nasional di sana sudah menyediakan truk-truk distribusi yang siap dikirim ke semua daerah yang ada di Kepulauan Flores di NTT,” jelas Bergas Catursasi Penanggungan.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmen Pemprov Jateng untuk terus mendampingi proses pemulihan warga terdampak bencana gempa NTT.
“Pak Sekda dan Pak Wagub koordinasi dengan bupati dan wali kota lainnya untuk kita merencanakan tahap kedua,” kata Ahmad Luthfi.
Selain memberikan dukungan materiil, Ahmad Luthfi juga sempat mengajak ribuan warga memanjatkan doa bersama untuk keselamatan dan pemulihan warga NTT saat perhelatan Jateng Bersholawat pada Minggu, 23 Agustus 2026 malam.
“Semoga saudara-saudara kita dikuatkan dan segera recovery (pulih) dari bencana,” tuturnya.


















