Berita

Gubernur Ahmad Luthfi Apresiasi Kontribusi Masyarakat Selama 545 Hari Kepemimpinan

×

Gubernur Ahmad Luthfi Apresiasi Kontribusi Masyarakat Selama 545 Hari Kepemimpinan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Jawa Tengah di Alun-Alun Kidul Boyolali (Pemprov Jateng)
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Jawa Tengah di Alun-Alun Kidul Boyolali (Pemprov Jateng)

NARASIKOE.COM – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan daerah selama 545 hari masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat memimpin Upacara Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Alun-Alun Kidul Kabupaten Boyolali pada Rabu, 19 Agustus 2026.

“Ini sudah 545 hari menemani panjenengan sedoyo. Saya dengan Gus Yasin untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi Jawa Tengah,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi yang menggerakkan roda pembangunan, Pemprov Jateng secara khusus mengundang perwakilan petani, buruh, pelaku UMKM, guru, tenaga kesehatan, pemuda, dan penyandang disabilitas untuk menghadiri upacara puncak tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan seluruh masyarakat Jawa Tengah, dari lubuk hati kami yang paling dalam saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kerja sama dan kontribusi panjenengan semuanya,” tutur Ahmad Luthfi.

Sektor pertanian menjadi salah satu pilar utama keberhasilan Jawa Tengah sebagai penyangga pangan nasional. Produksi padi Jawa Tengah tercatat mencapai 9,39 juta ton pada 2025, sementara capaian gabah kering giling hingga Juli 2026 telah menembus 6,74 juta ton.

Geliat ekonomi masyarakat turut mendorong perbaikan berbagai indikator makro pembangunan daerah:

  • Pertumbuhan Ekonomi: Mencapai angka 5,80 persen.
  • Realisasi Investasi: Menembus Rp59,94 triliun pada semester I-2026.
  • Tingkat Pengangguran Terbuka: Turun menjadi 4,24 persen dengan penyerapan sekitar 460 ribu tenaga kerja baru.
  • Persentase Penduduk Miskin: Mengalami penurunan hingga berada di angka 9,21 persen.

Di sektor pendidikan, Pemprov Jateng membebaskan biaya pendidikan bagi 231.724 siswa sekolah negeri dan 5.004 siswa sekolah swasta, serta menyalurkan beasiswa kepada 10.000 siswa dari keluarga kurang mampu.

Selain itu, pemerintah telah merenovasi 282 sekolah dan membangun sembilan sekolah baru.

Layanan kesehatan gratis juga telah dimanfaatkan oleh sekitar 21 juta warga, berdampingan dengan penanganan backlog perumahan sebanyak 339.963 unit.

Jawa Tengah juga mengakselerasi program nasional melalui penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sembilan juta penerima manfaat, pengoperasian 14 Sekolah Rakyat, serta pembentukan 8.523 unit Koperasi Desa Merah Putih.

Menutup amanatnya, Ahmad Luthfi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mengusung semangat Wolung Puluh Siji, Gumregut Nyawiji guna menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan Jawa Tengah ke depan.