Berita

Gus Yasin: Mahasiswa KKN Unsoed Harus Aktif Dukung Program Kecamatan Berdaya

×

Gus Yasin: Mahasiswa KKN Unsoed Harus Aktif Dukung Program Kecamatan Berdaya

Sebarkan artikel ini
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen berdialog dengan mahasiswa KKN Unsoed di Purwokerto. Selasa 7 Juli 2026 (foto: Pemprov Jateng)
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen berdialog dengan mahasiswa KKN Unsoed di Purwokerto. Selasa 7 Juli 2026 (foto: Pemprov Jateng)

NARASIKOE.COM – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memberikan apresiasi terhadap berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Hal itu disampaikan dalam acara pelepasan mahasiswa KKN di Auditorium Graha Widyatama Profesor Rubijanto Misman Unsoed, Selasa 7 Juli  2026.

Dalam kesempatan itu, Gus Yasin berdialog langsung dengan perwakilan mahasiswa.

Salah satunya Daffa Nurwahid dari KKN Purbalingga yang mengusung program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan, termasuk inovasi pembakaran sampah minim asap serta pemanfaatan sabut kelapa sebagai pengganti pot plastik.

Menanggapi hal tersebut, Gus Yasin meminta dinas terkait menindaklanjuti program mahasiswa. “Nanti kita bantu untuk alat pengolah sampahnya,” ujarnya.

Apresiasi juga diberikan kepada Bella dari KKN Kebumen yang menyiapkan program pencegahan stunting dan pendampingan UMKM melalui digital marketing.

Gus Yasin menekankan pentingnya dukungan mahasiswa terhadap program Kecamatan Berdaya, terutama dalam pencegahan bullying, perlindungan anak, perempuan, dan lansia.

Ia berpesan agar mahasiswa aktif mendampingi UMKM lokal, khususnya dalam aspek digitalisasi, estetika produk, dan legalitas usaha.

“Segera koordinasi dengan kami untuk pendampingan kemasan, izin Depkes, hingga sertifikasi halal,” tegasnya.

KKN Unsoed periode Juli–Agustus 2026 diikuti 3.761 mahasiswa dari 12 fakultas dengan tema besar “Peningkatan Resiliensi Desa di Tengah Krisis Global: Pangan, Ekonomi, Lingkungan, dan Literasi.”

Program berlangsung selama 35 hari, mulai 8 Juli hingga 11 Agustus 2026, dengan skema KKN Nasional di sembilan kabupaten strategis serta KKN Internasional di Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Hongkong.

Rektor Unsoed, Prof. Akhmad Sodiq, menegaskan mahasiswa telah dibekali literasi, kompetensi, dan karakter kuat untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat desa.

Sementara Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, berharap mahasiswa menyusun program berdasarkan kebutuhan riil masyarakat agar berdampak nyata.