Berita

BUMDes dan KDMP Didorong Operasikan Dapur SPPG

×

BUMDes dan KDMP Didorong Operasikan Dapur SPPG

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam kegiatan Dukungan Asta Cita Presiden RI di Semarang, Sabtu 27 Juni 2026 (foto: Pemprov Jateng)
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam kegiatan Dukungan Asta Cita Presiden RI di Semarang, Sabtu 27 Juni 2026 (foto: Pemprov Jateng)

NARASIKOE.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat penguatan peran desa sebagai penggerak utama Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Desa melalui BUMDes dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) tidak hanya menjadi pemasok bahan pangan, tetapi juga didorong mengelola rantai pasok dari hulu hingga hilir, bahkan mengoperasikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sesuai standar yang berlaku.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat menghadiri kegiatan Dukungan Asta Cita Presiden RI yang diprakarsai DPP PAPDESI di Koperasi Desa Merah Putih Bergas Kidul, Kabupaten Semarang, Sabtu 27 Juni 2026.

Acara itu juga ditandai dengan penandatanganan MoU antara DPP PAPDESI dengan sejumlah kementerian dan lembaga untuk memperkuat kolaborasi desa dalam mendukung MBG.

“Saya sangat mendukung MoU ini. Tapi jangan hanya sebatas MoU, harus ada cek, recheck, dan final check agar program benar-benar membumi di masyarakat,” tegas Luthfi.

Ia menekankan, BUMDes tidak boleh berhenti sebagai pemasok bahan pangan.

Ke depan, desa didorong mampu mengelola dapur SPPG sehingga rantai pasok MBG sepenuhnya berada di tangan desa, memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal.

Dapur SPPG juga diarahkan memanfaatkan energi ramah lingkungan seperti Compressed Natural Gas (CNG).

Data Pemprov Jateng mencatat penerima manfaat MBG mencapai lebih dari 9 juta orang yang dilayani oleh 4.382 SPPG. Sementara itu, keberadaan lebih dari 8.500 KDMP menjadi modal kelembagaan yang kuat untuk menopang keberhasilan program.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan, SPPG wajib memanfaatkan bahan pangan dari potensi desa.

“SPPG wajib membeli bahan pangan dari Koperasi Desa Merah Putih, BUMDes, atau usaha desa lainnya. Tidak boleh mengambil dari tempat lain jika potensi desa tersedia,” katanya.

Ketua DPP PAPDESI Wargiyati berharap sinergi antara KDMP, BUMDes, dan SPPG mampu mempercepat perputaran ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Desa Yandri Susanto, Wamen KKP Didit Herdiawan Ashaf, Anggota DPR RI Mohammad Hatta, Staf Khusus Presiden Said Iqbal, serta jajaran Forkopimda Jateng dan Kabupaten Semarang.