Berita

Risma Ardhi Candra Gantikan Sadewo Pimpin Kabupaten Pati 

×

Risma Ardhi Candra Gantikan Sadewo Pimpin Kabupaten Pati 

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menyerahkan surat penugasan kepada Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, resmi jadi Pelaksana Tugas (Plt) dan wewenang bupati, menyusul penetapan Bupati Sudewo sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu 21 Januari 2026.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menyerahkan surat penugasan kepada Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, resmi jadi Pelaksana Tugas (Plt) dan wewenang bupati, menyusul penetapan Bupati Sudewo sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu 21 Januari 2026.

Pati, NARASIKOE.COM- Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, resmi jadi Pelaksana Tugas (Plt) dan wewenang bupati, menyusul penetapan Bupati Sudewo sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menindaklanjuti radiogram dari Menteri Dalam Negeri yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, gubernur bergerak cepat menerbitkan Surat Nomor 131/0000757 tertanggal 20 Januari 2026. Isi suratnya menugaskan Wakil Bupati Pati untuk melaksanakan tugas dan wewenang Bupati Pati, sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 66 ayat (1) huruf c.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), yang hadir ke Pemkab Pati, meminta Risma Ardhi Chandra sebagai Plt Bupati Pati, untuk dapat mengoordinasikan jalannya pemerintahan sekaligus menjaga kondusivitas di lingkungan Pemkab Pati.

BACA JUGA  Natal Berjalan Lancar dan Aman, Tokoh Agama Apresiasi Operasi Lilin Candi 2025

“Saya nitip keada Mas Chandra selaku Pelaksana Tugas Bupati Pati, bisa mengoordinasikan memberikan ketenangan ketentraman di lingkungan pemerintah kabupaten Pati,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).

Mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Yasin juga menekankan pentingnya soliditas ASN serta profesionalitas dalam bekerja. Wagub berpesan kepada Forkopimda agar mendukung Plt Bupati Pati dalam mengemban tugasnya.

“Mari kita ingat dan tanamkan pada diri kita, sekarang bersama-sama bekerja memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kita,” tegasnya dalam agenda yang dihadiri forkopimda Pati.

Pada kesempatan itu pula, Taj Yasin meminta TNI-Polri mengedepankan pendekatan persuasif dalam menjaga kondusivitas wilayah. Serta memitigasi potensi dampak dinamika politik di masyarakat.

BACA JUGA  Terima Bantuan Bulog, Bupati Kudus Pastikan Logistik di Pengungsian Terpenuhi

Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan kesiapannya menjalankan tugas dan kewenangan sesuai penugasan yang diberikan. Sekaligus berkomitmen menjaga integritas tata kelola pemerintahan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

“Kami berkomitmen penuh untuk melanjutkan roda pemerintahan Kabupaten Pati dengan menjunjung tinggi nilai integritas dan akuntabilitas,” ungkapnya.

Chandra menjelaskan, kehadiran Wagub Jateng beserta jajaran menjadi bentuk perhatian dan dukungan sekaligus memberi arahan dan pedoman dalam situasi yang sedang dihadapi.

“Kami mohon dukungan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Pati dalam melanjutkan agenda pembangunan di Pati agar dapat berjalan dengan baik, berbekal semangat kebersamaan serta niat yang tulus,” sambungnya.

BACA JUGA  Gubernur: Bupati dan Wali Kota se-Jateng Dilarang Nglencer Selama Nataru

Bupati Pati Sudewo ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 20 Januari 2026, setelah lembaga antirasuah itu melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan pemerasan dalam praktik jual-beli jabatan perangkat desa.