Berita

Perahu Hanyut, Pria 36 Tahun Tenggelam di Waduk Wadaslintang Wonosobo

×

Perahu Hanyut, Pria 36 Tahun Tenggelam di Waduk Wadaslintang Wonosobo

Sebarkan artikel ini
BASARNAS dan Tim SAR Gabungan tengah melakukan pencarian terhadap Agus Waluyo (36 tahun) yang dilaporkan tenggelam di Waduk Wadaslintang, Desa Sumberejo, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo.
BASARNAS dan Tim SAR Gabungan tengah melakukan pencarian terhadap Agus Waluyo (36 tahun) yang dilaporkan tenggelam di Waduk Wadaslintang, Desa Sumberejo, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo.

Wonosobo, NARASIKOE.COM- BASARNAS dan Tim SAR Gabungan tengah melakukan pencarian terhadap Agus Waluyo (36 tahun) yang dilaporkan tenggelam di  Waduk Wadaslintang, Desa Sumberejo, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Kejadian tersebut berlangsung pada Senin (12/01/26) sekitar pukul 22.00 WIB.

Informasi kejadian pertama kali diterima oleh petugas siaga pos SAR Wonosobo pada Selasa (13/01/26) pukul 08.00 WIB dari seorang warga yang juga saksi bernama Hanif. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Pos SAR Wonosobo langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian bersama tim SAR gabungan.

“Kami menerima informasi ada orang tenggelam di waduk wadaslintang dan kami mengirimkan tim dari pos SAR Wonosobo” ujar Budiono kepala Basarnas kantor SAR Semarang 

BACA JUGA  85 Persen Perjalanan KA di Kota Pekalongan Mulai Normal

Budiono juga menambahkan berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban saat itu dengan menggunakan perahu menuju karamba yang tak jauh dari TPI 1 Waduk Wadaslintang untuk menaruh pakan ikan. Saat di keramba perahu yang di tambatkan lepas dan hanyut. mengetahui perahunya hanyut, korban berenang berusaha mengejar perahunya yang hanyut. Namun saat berenang, korban diduga kehabisan tenaga akibat arus yang cukup deras, sehingga korban tenggelam dan hingga saat ini belum ditemukan. 

Dalam upaya pencarian, Tim SAR Gabungan mengerahkan peralatan SAR air lengkap, seperti perahu karet, Aqua eye, dan peralatan selam. Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan juga penyelaman hingga kedalaman 30 meter. 

BACA JUGA  Wujudkan Swasembada Pangan 2026, Pemprov Teken Komitmen Bersama Bupati-Wali Kota se-Jateng

Hingga berita ini disusun, korban masih dalam proses pencarian, dan Tim SAR Gabungan terus berupaya maksimal dengan mengutamakan keselamatan personel serta koordinasi antar unsur yang terlibat. Namun hinga sore usaha tim SAR gabungan belum membuahkan hasil. 

“Saat ini operasi pencarian kami hentikan sementara karena situasi sudah mulai gelap, sehingga tidak efektif dan akan kami lanjutkan esok hari. Semoga besok cerah dan Tim SAR gabungan bisa segera menemukan korban” tutup Budiono.