Berita

PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Tanggapi Hidran Tertimbun Cor di Pedurungan

×

PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Tanggapi Hidran Tertimbun Cor di Pedurungan

Sebarkan artikel ini
PDAM tanggapi soal hidran tertimbun cor
PDAM tanggapi soal hidran tertimbun cor

NARASIKOE.COM – Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang menanggapi viralnya kondisi hidran yang tertimbun cor proyek jalan di Jalan Majapahit atau tepatnya di Depan Polsek Pedurungan.

Hidran tertimbun cor tersebut sebelumnya viral dimedia sosial, karena posisi Hidran yang tidak bisa digunakan untuk suplai air saat kondisi kebakaran yang biasanya digunakan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang.

Kasus hidran yang terkubur ini mencuat setelah Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Ade Bhakti, mengunggah video kondisi lapangan melalui akun media sosialnya.

Dalam video tersebut, Ade memperlihatkan hidran yang tidak dapat difungsikan karena tertutup material proyek, sekaligus menyoroti lemahnya koordinasi lintas instansi dalam pelaksanaan pekerjaan di ruang publik.

BACA JUGA  Penanganan Banjir Kudus, Pati, dan Jepara Perlu Rekayasa Cuaca

Plt Direktur Teknik PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Hariyadi mengatakan perlu ada evaluasi dan pembenahan, khususnya terkait standar operasional prosedur (SOP) perawatan dan pengawasan hidran. Sebagai langkah awal, PDAM akan menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang dalam waktu dekat. Rapat tersebut difokuskan pada evaluasi secara menyeluruh.

“Rapat koordinasi ini bertujuan untuk melakukan evaluasi bersama, sekaligus membahas penataan dan penguatan infrastruktur pendukung instalasi hidran agar mudah diakses, berfungsi optimal, serta mendukung upaya penanggulangan kebakaran secara cepat dan efektif,” ujarnya, Senin (5/01/2026).

Hariadi menegaskan bahwa sejak awal hingga saat ini, Perumda Air Minum Tirta Moedal tetap berkomitmen penuh mendukung tugas dan fungsi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang.

BACA JUGA  38 SMP Negeri di Demak Mendapat Penguatan Akses Internet

Dalam kondisi darurat atau kejadian kebakaran, PDAM siap menyuplai air melalui armada tangki air ke lokasi kejadian sesuai kebutuhan di lapangan. Sementara itu, untuk kegiatan nonbencana, armada Damkar diperkenankan mengambil air di terminal air milik PDAM.

” Dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan melalui anggaran CSR PDAM, sehingga tidak dilakukan penagihan biaya air kepada Damkar,” ungkapnya.

Ditanya terkait rencana penambahan Hidran, Hariyadi mengaku akan melakukan inventalisis jumlah Hidran yang sudah ada, termasuk mengecek secara menyeluruh kondisi dilapangan. Dengan jumlah Hidran yang ada saat ini, ia berharap bisa mendukung dan membantu kinerja Dinas Pemadam Kebakaran.

BACA JUGA  Pulihkan Psikologis Warga dan Anak-anak, Polresta Pati Gelar Trauma Healing Korban Banjir Juwana

” Jadi, kalau kita pertanyaannya jumlahnya ada berapa mungkin setelah besok itu kan ada apa inventarisasi bersama-sama kita dan Damkar akan kita pastikan jumlahnya berapa kemudian lokasinya di mana saja dan kondisinya seperti apa. Kami pastinya sangat mendukung apabila ada titik-titik baru yang mungkin diharapkan bisa membantu kinerja dari teman-teman Dinas Pemadam Kebakaran,” tutupnya.