Berita

Camat Semarang Barat Raih Gelar Doktor

×

Camat Semarang Barat Raih Gelar Doktor

Sebarkan artikel ini
Camat Semarang Barat, Elly Asmara usai sidang di Ruang Senat FISIP Undip pada, Kamis (11/12/2025).

Semarang,  NARASIKOE.COM- Perjalanan Camat Semarang Barat Elly Asmara mendapatkan gelar gelar Doktor Administrasi Publik dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, ternyata tidak mudah.

Perjuangannya selama lima tahun itu akhirnya terbayar tuntas, setelah ia menjalanin sidang di Ruang Senat FISIP Undip pada, Kamis (11/12/2025).

Elly memang bertekat menyelesaikan studi S3 nya, meskipun perjalanannya tidak mudah, karena harus membagi waktu antara pekerjaan, keluarga dan kuliah.

Meski menempuh perjalanan yang panjang, namun dorongan untuk mengabdi membuatnya memilih Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), kampus yang membentuk disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). 

BACA JUGA  Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng,  Selamatkan Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api

” Alhamdulillah… selesai juga. Ini perjalanan yang tidak mudah,” ucapnya

Elly yang memiliki pengalamangan karier, mulai dari staf DPKAD, Kepala Seksi Pendaftaran dan Pendataan, Kasubbid Bapenda, lalu Kepala Bidang Pembukuan dan Pelayanan, Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda hingga akhirnya kini menjabat Camat Semarang Barat sejak 2022 hingga sekarang.

“Saya belajar banyak soal bagaimana kebijakan berjalan di lapangan, bagaimana data bekerja, dan bagaimana masyarakat merespons pelayanan pemerintah,” katanya.

Pengalaman di bidang perpajakan daerah  yang membawanya pada topik disertasi, Determinan Model Keputusan Pajak Restoran Berbasis E-commerce Gofood di kota Semarang. Menurutnya ada fenomena janggal, restoran GoFood bertambah, tetapi pendapatan pajak justru menurun. Riset tersebut ia tekuni di Program Doktor Administrasi Publik Undip sejak Agustus 2020. 

BACA JUGA  Langgar Aturan, Satpol PP Kota Semarang Tangkap Tiga Orang Pembuang Sampah Sembarangan

“Saya penasaran. Ada yang tidak selaras di situ,” katanya. 

Elly pun memaparkan temuannya dihadapan para penguji dengan tenang. Ia menilai model kepatuhan perlu diperbarui agar selaras dengan pola bisnis digital. Temuannya disebut memberi kontribusi strategis bagi Bapenda dan ekosistem e-commerce.