Berita

Polsek Gabus Bersama Yayasan Taruna Bangsa Salurkan 500 Paket Bansos untuk Warga Terdampak Banjir Pati 

×

Polsek Gabus Bersama Yayasan Taruna Bangsa Salurkan 500 Paket Bansos untuk Warga Terdampak Banjir Pati 

Sebarkan artikel ini
Polsek Gabus bersama Yayasan Taruna Bangsa menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak bencana banjir di Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati.
Polsek Gabus bersama Yayasan Taruna Bangsa menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak bencana banjir di Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati.

Pati, NARASIKOE.COM- Polsek Gabus bersama Yayasan Taruna Bangsa menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak bencana banjir di Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Rabu (21/1/2026). Kegiatan bakti sosial tersebut berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 11.10 WIB dan berjalan aman serta kondusif.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Gabus AKP Daffid Paradhi, S.H. mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri bersama elemen masyarakat dalam membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir.

“Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya saat masyarakat mengalami musibah,” kata AKP Daffid.

BACA JUGA  Wagub Jateng Serahkan Bisarah 22 Penghafal Quran 

Dalam kegiatan tersebut, sedikitnya 30 orang terlibat, terdiri dari jajaran Polsek Gabus, pengurus Yayasan Taruna Bangsa, guru dan staf SMK Taruna Bangsa, perangkat desa, hingga perwakilan siswa. Sejumlah kepala desa dari wilayah terdampak juga hadir langsung mendampingi penyaluran bantuan.

Bantuan disalurkan ke empat desa, yakni Desa Sunggingwarno sebanyak 150 paket, Desa Tanjang 150 paket, Desa Kosekan 150 paket, serta Desa Pantirejo sebanyak 50 paket. Total bantuan yang disalurkan mencapai 500 paket.

Setiap paket bantuan berisi kebutuhan pokok harian, seperti mie instan, sabun mandi, sabun cuci, dan roti kering. Bantuan tersebut diserahkan kepada kepala desa dan perwakilan warga untuk kemudian didistribusikan langsung kepada masyarakat yang terdampak banjir.

BACA JUGA  Normalisasi Jalur Pekalongan - Sragi yang Terdampak Banjir Terus Dilakukan, KA Berjalan 40 Kpj dan Tidak Ada Pembatalan Perjalanan

Selain menyalurkan bantuan logistik, petugas juga melakukan komunikasi langsung dengan warga guna menampung keluhan serta kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.

Menurut AKP Daffid, sinergi antara kepolisian, lembaga pendidikan, dan pemerintah desa menjadi kunci dalam penanganan dampak bencana.

“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga yang terdampak banjir dan memperkuat rasa solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, Polsek Gabus akan terus melakukan pemantauan situasi wilayah terdampak banjir serta siap bersinergi dengan pihak terkait dalam membantu proses pemulihan pascabencana.